Pupuk Nasa untuk Cabe

2 min read

Pupuk Nasa untuk Cabe

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Pupuk Nasa untuk cabe merupakan pupuk andalan para petani cabe yang ingin mendapatkan hasil panen yang masimal untuk budidayanya. Perlu Anda ketahui melakukan budidaya cabe bukanlah satu hal yang mudah. Banyak masalah yang akan Anda temui hingga proses panen tiba. Anda perlu melakukan perlakuan yang khusus jika ingin budidaya tanaman cabe yang Anda kerjakan membuahkan hasil seperti yang Anda harapkan.

Proses penanaman cabe tidak hanya berkaitan dengan pemupukan saja namun ada masalah lain yang harus Anda perhatikan. Mulai dari teknis penanaman yang harus tepat serta kekurangan unsur hingga serangan hama penyakit yang perlu perhatian lebih. Ada banyak petani yang mengeluhkan tanamannya yang diserang oleh hama dan penyakit sehingga mengganggu hasil panen menjadi tidak maksimal. Bahkan tidak sedikit yang menimbulkan kerugian.

Anda perlu menggunakan usaha yang ekstra jika ingin proses budidaya cabe yang Anda lakukan berjalan dengan lancar. Tidak hanya penggunaan pupuk Nasa untuk cabe yang tepat namun juga mulai dari penanaman hingga pemberantasan hama juga perlu Anda lakukan. Hal ini harus Anda lakukan secara rutin sampai panen tiba. Anda bisa mengikuti instruksi berikut ini untuk mendapatkan hasil panen yang terbaik dengan usaha yang maksimal pula.

Langkah Penanaman Budidaya Cabe

Sebelum proses penanaman cabe Anda perlu memperhatikan lahan dengan baik dan benar. Penggunaan pupuk kandang serta dolomit sangat dibutuhkan untuk membuat tanah Anda siap ditanam. Buat lahan menjadi bedengan dengan lebar 100 cm lengkap dengan parit dengan lebar 80 cm. Gunakan pupuk Nasa untuk cabe POP SUPERNASA dan POC NASA masing-masing 1btl yang diaduk dalam 3 liter air untuk menjadi larutan induk.

Setiap bedengan dengan ukuran 5 sampai 10m perlu Anda siram dengan 50lt air ditambah 200cc larutan induk. Lalu sebarkan GLIO sebanyak 100-200gr dengan 50-100 kg pupuk kandang pada bedengan. Lalu biarkan selama 1 minggu. Jika sudah selesai semua maka bedengan harus Anda tutup dengan mulsa plastik yang telah dilubangi dengan jarak tanam 60 x 70 cm. Pasang dengan pola zig zag kemudian biarkan selama 1 sampai 2 minggu.

Sebelum di tanam bibit cabe atau bijinya harus Anda rendam terlebih dahulu dengan POC NASA dengan dosis setengah sampai 1 tutup air hangat selama satu malam. Lalu mulai tanam biji cabai dengan arah persemaian yang menghadap ke arah timur. Tanah yang Anda siapkan sebelumnya dengan campuran pupuk kandang yang telah disaring dengan perbandingan 3 : 1. Campurkan GLIO sebanyak 100gr untuk 25 sampai 50kg pupuk kandang. Masukkan kedalam polibek.

Letakkan biji cabe dalam polibek dan tutup dengan pupuk Nasa untuk cabe yang telah disiapkan sebelumnya. Lalu semprot dengan POC NASA dengan dosis 1 tutup setiap tangki untuk usia 10 hari sampai 17. Lakukan penyiraman setiap hari dengan intensitas sehari dua kali setiap pagi dan sore untuk hasil yang maksimal. Jaga dari hama hingga usia 30 hari sehingga siap untuk ditanam dan dipindah ke tanah. Tanam pada sore hari dengan bibit yang sehat.

Proses Pemupukan Selama Pengelolaan Tanaman Cabe

Seperti yang telah Anda baca dari keterangan di atas pada selama proses mulai dari persiapan tanah hingga persemaian sudah selalu menggunakan pupuk Nasa untuk cabe. Demi hasil yang maksimal Anda perlu menggunakan pupuk dengan baik dan benar. Terlebih setelah proses tanam selesai. Anda masih harus menyemprotkan POC NASA sebanyak 3 sampai 4 tutup setiap tangkinya. Jaga selalu dari hama atau penyakit yang akan menyerang seperti ulat.

Selama proses pengolahan tanaman cabe Anda harus selalu memastikan bahwa tanah dalam keadaan lembab. Anda bisa menggunakan metode pengocoran untuk pemupukan yang harus dilakukan selama satu minggu sekali. Pupuk kocoran ini merupakan campuran dari pupuk urea, SP 36, KCL, dan Nasa dengan perbandingan 250 : 250. Pupuk ini diberikan selama usia 1 sampai 4 minggu dengan dosis 250 cc setiap lubang.

Usia selanjutnya Anda membutuhkan 500cc setiap lubang dengan pupuk Nasa untuk cabe yang tepat. Selain itu Anda masih harus melakukan penyemprotan POC NASA ke tanaman dengan dosis 3-5 tutup setiap tangkinya pada usia cabe mencapai 10, 20. Lalu pada usia 30, 40 dan 50 Anda perlu menambahkan Hormonik dengan dosis 1-2 tutup pertangkinya. Tetap amati dari hama dan penyakit yang akan menyerang.

Proses Pengolahan Tanaman Cabe agar Terhindar dari Penyakit

Tanaman cabe memiliki musuh yang cukup banyak sehingga perlu Anda perhatikan dengan sangat saksama dari awal proses persemaian hingga penanaman. Anda juga perlu memperhatikan hama dan penyakit dari setiap tanaman cabe yang Anda miliki. Musuh yang paling sering datang adalah ulat seperti ulat tanah dan ulat grayak. Belum lagi penyakit yang dapat menyerang tanaman cabe Anda mulai dari daun hingga penyakit layu dan juga penyakit busuk.

Setiap masalah yang Anda hadapi memiliki cara masing-masing untuk penyelesaian yang paling tepat. Hal ini penting untuk membuat proses penanaman yang lebih unggul dan tidak salah sasaran. Sehingga Anda tidak hanya harus fokus pada pupuk Nasa untuk cabe namun juga pada pembasmian hama dan penyakit yang mungkin akan menyerang tanaman cabe Anda hingga proses panen tiba dan cabe tumbuh dengan maksimal.

Gunakan langkah diatas secara urut agar mendapat hasil yang memuaskan. Jika Anda tertarik menggunakan pupuk ini anda bisa mendapatkannya di toko pertanian terdekat atau pembelian secara online. Semoga pembahasan diatas tentang produk pupuk nasa untuk cabe dapat bermanfaat bagi anda.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Pupuk Tangguh Dekomposer Nasa

admin
2 min read

Pupuk Power Nutrition Nasa

admin
2 min read

Pupuk POC Nasa

admin
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *